BATANGHARI – Ancaman buaya predator kian mengintai masyarakat yang bermukim di sepanjang bantaran Sungai Batanghari, Jambi. Setelah sempat menghebohkan warga Desa Bajubang Laut, Kecamatan Muara Bulian, beberapa pekan lalu, reptil berukuran besar tersebut kini kembali menampakkan diri di wilayah Desa Terusan, Kecamatan Maro Sebo Ilir.

​Kemunculan buaya yang kerap berjemur di atas gundukan pasir tepi sungai memicu keresahan mendalam bagi warga lokal. Lokasi favorit berjemur satwa tersebut berdampingan langsung dengan area yang biasa dimanfaatkan warga untuk beraktivitas sehari-hari, seperti mandi, mencuci, hingga tempat bermain anak-anak.

​Ancaman Nyata bagi Anak-Anak
​Potensi bahaya tertinggi mengintai anak-anak yang terbiasa bermain pasir atau berenang di tepi sungai tanpa menyadari keberadaan predator tersembunyi. Para orang tua diminta ekstra waspada dan melarang buah hati mereka mendekati garis tepian sungai hingga situasi aman.

​Panduan Keselamatan Bagi Warga Bantaran Sungai

​Demi mencegah terjadinya serangan satwa liar dan menjaga keselamatan bersama, masyarakat diimbau untuk mematuhi langkah antisipasi berikut:

​Hentikan Aktivitas Air: Hindari kegiatan mandi, berenang, atau mencuci pakaian di aliran Sungai Batanghari untuk sementara waktu.

​Sterilkan Area Gundukan Pasir: Jauhi gundukan atau daratan pasir di tepi sungai yang menjadi tempat favorit buaya berjemur.

​Pengawasan Ketat Orang Tua: Jangan biarkan anak-anak bermain di sekitar bantaran sungai tanpa pendampingan langsung dari orang dewasa.

​Jangan Mengganggu Satwa: Jika melihat buaya, segera menjauh dan dilarang keras mencoba mendekat, memprovokasi, atau menangkapnya sendiri.

​Masyarakat diharapkan saling mengingatkan antar sesama warga dan segera melapor kepada pemerintah desa atau pihak BKSDA/BPBD setempat apabila kembali menemukan pergerakan buaya di sekitar permukiman. (*)

Jurnalis:Taufik Hidayat