BATANGHARI-HARIMAUSANGKILANINFO,COM,-Kecelakaan beruntun yang melibatkan rombongan kendaraan terjadi di jalan lintas utama, tepatnya di depan Kantor Camat Bajubang, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi. Insiden dramatis pada malam hari sekitar pukul 22.00 WIB ini dipicu oleh gangguan teknis patah as roda pada satu unit truk Hino Dutro angkutan batu bara, yang memicu benturan berantai tuju kendaraan dibelakang nya hingga melumpuhkan arus lalu lintas di kedua arah.

​Peristiwa bermula saat truk Hino Dutro yang tengah melintas mendadak mengalami kendala fatal pada komponen roda. Dalam situasi kritis tersebut, pengemudi truk mengambil tindakan darurat dengan banting setir ke bahu jalan sebelah kiri demi meminimalkan risiko hantaman frontal dengan arus kendaraan dari arah berlawanan.

​Formasi Konvoi Terlalu Rapat Memperparah Benturan

​Keputusan sopir untuk mengarahkan armada ke kiri dinilai tepat secara perhitungan situasi oleh warga setempat. Namun, tabrakan karambol tak terhindarkan akibat jarak antar-kendaraan di belakang truk yang terlampau rapat.

​Rombongan kendaraan yang melaju dalam formasi konvoi ketat tersebut kehilangan ruang pengereman aman saat armada di depannya mendadak berpindah jalur.

​”Posisi Dutro membuang kendaraan ke kiri itu wajar dan tepat karena area kiri kosong. Kalau ke kanan, risikonya menghantam arus berlawanan. Yang membuat jadi kecelakaan beruntun karena kendaraan di belakangnya konvoi terlalu rapat, jadi tidak sempat mengerem sama sekali,” ujar salah seorang saksi mata di lokasi kejadian.

​Satgas Gerak Cepat Urai Kemacetan, Polantas Tak Tampak di Lokasi

​Meski arus lalu lintas sempat lumpuh total dan antrean kendaraan mengular panjang, penanganan di lapangan langsung diambil alih oleh Satuan Tugas (Satgas) bersama warga sekitar.

​Berdasarkan keterangan resmi dari pihak Satgas di lapangan, sejak awal kejadian hingga pukul 00.42 WIB dini hari, petugas Satlantas kepolisian justru tidak tampak berada di tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengatur lalu lintas maupun melakukan evakuasi.

​Kendati tanpa kehadiran personel Lantas di lokasi, kerja keras Satgas dan warga setempat akhirnya membuahkan hasil hingga kemacetan parah dapat terurai.

​”Alhamdulillah, kemacetan sudah bisa terurai,” ungkap perwakilan Satgas saat memberikan update kondisi terkini dari lokasi kejadian.

​Insiden ini menjadi evaluasi sekaligus peringatan keras bagi pengemudi armada angkutan barang dan rombongan konvoi untuk senantiasa menjaga jarak aman (safe distance) serta memastikan kelaikan teknis kendaraan sebelum beroperasi di jalur rawan malam hari.(*)

TIM:Redaksi