BATANGHARI — Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Batanghari kembali menunjukkan komitmen tegasnya dalam mengikis peredaran gelap narkotika. Petugas melakukan operasi penindakan dan berhasil mengamankan tiga orang terduga pelaku di kawasan Simpang Malapari, Kabupaten Batanghari, pada Senin malam sekitar pukul 21.00 WIB.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, ketiga terduga pelaku terdiri dari satu orang pria dan dua wanita yang seluruhnya merupakan warga Simpang Malapari. Salah seorang wanita dan pria yang diamankan tersebut diketahui berstatus sebagai pasangan suami istri (pasutri).

​Kasat Narkoba:AKP SAFRIZAL,Polres Batanghari membenarkan adanya operasi penangkapan oleh anggotanya di wilayah hukum Simpang Malapari tersebut. Konfirmasi awal mengenai giat penindakan diterimanya langsung dari anggota di lapangan sesaat setelah rangkaian Upacara Penurunan Bendera selesai dilaksanakan.

​”Ya bang, tadi saya baru dapat telepon dari anggota. Saya setelah upacara penurunan bendera langsung pulang ke Jambi mengantar orang rumah,” ujar Kasat Narkoba saat dikonfirmasi oleh awak media.

​Aksi cepat jajaran kepolisian pada Senin malam ini mendapat apresiasi dan pengawalan penuh dari insan pers serta masyarakat setempat. Awak media mendorong agar aparat penegak hukum terus menggulung jaringan peredaran barang haram tersebut dan tidak memberikan ruang gerak sedikit pun bagi para pengedar di wilayah Kabupaten Batanghari.

​Menanggapi dukungan publik tersebut, pihak Satresnarkoba Polres Batanghari menegaskan komitmennya untuk memburu dan menindak tegas peredaran narkotika hingga ke akar-akarnya.

​”Terima kasih atas dukungannya. Mari kita sama-sama memberantas narkoba di Batanghari,” tegas Kasat Narkoba.

​Saat ini, ketiga terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan ke Mapolres Batanghari guna menjalani proses pemeriksaan intensif dan pengembangan kasus lebih lanjut. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk terus proaktif melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika di lingkungan masing-masing.(*)

Jurnalis:Taufik H