BATANG HAR-HARIMAUSANGKILANINFO,COM,-24 JUNI 2026 (RABU) – Aktivis masyarakat Kabupaten Batanghari kembali menyuarakan ketidakpuasan dan mengecam keras kelalaian PT PLN (Persero) Unit Wilayah Jambi Cabang Muarabulian. Kali ini sorotan ditujukan terhadap pemadaman listrik yang terjadi berulang kali di Komplek BBC, yang dalam waktu satu hari ini sudah terjadi sebanyak 3 kali berturut-turut.
Menurut pengamatan dan laporan warga, pemadaman listrik pertama terjadi pada pagi hari, kemudian kembali mati pada siang hari, dan yang ketiga kali terjadi menjelang sore hari tepatnya pada Rabu, 24 Juni 2026. Kejadian berulang ini menimbulkan kekhawatiran serta keresahan bagi warga yang tinggal dan beraktivitas di lokasi tersebut.
Perwakilan aktivis masyarakat menyampaikan pernyataan tertulis, menyebutkan bahwa pemadaman listrik yang terjadi secara bergantian ini bukan lagi hal biasa, melainkan bentuk pelayanan yang tidak profesional dan tidak memenuhi standar kewajiban penyediaan layanan publik.
“Kami mengecam keras kelalaian PLN. Dalam satu hari saja lampu mati sudah mencapai 3 kali. Bagaimana masyarakat bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman jika pasokan listrik saja tidak terjamin? Ini adalah pengabaian terhadap hak warga atas pelayanan dasar yang seharusnya tersedia terus menerus,” ujar perwakilan aktivis.
Ia menambahkan bahwa gangguan berulang ini tidak hanya mengganggu aktivitas warga sehari-hari, namun juga berdampak pada keamanan lingkungan karena minimnya penerangan jalan dan area umum pada malam hari.
Aktivis menuntut pihak manajemen PLN segera melakukan pengecekan menyeluruh terhadap jaringan dan peralatan di area Komplek BBC. Selain itu, diminta agar disediakan solusi permanen bukan sekadar perbaikan sementara yang tidak menjamin keberlanjutan pasokan listrik.
“Kami menuntut tanggung jawab. Jangan hanya menunggu aduan masuk baru bertindak. Pelayanan listrik adalah hak konstitusional warga, bukan sekadar kebijakan sesuka hati. Jika kelalaian ini terus berlanjut, kami akan mendorong aksi penyaluran aspirasi dan pengaduan resmi ke pihak terkait,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PLN belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab terjadinya pemadaman berulang tersebut. Masyarakat menantikan tindakan perbaikan yang segera dilakukan guna memulihkan kepercayaan warga terhadap perusahaan pelayanan publik ini.(*)
Azharudin spd.i







