JERITAN LUKA 6 DESA Di KECAMATAN MUARA BULIAN: BERHENTIKAN NARKOBA RUSAK ANAK KAMI!

Batang Hari – Harimausangkilaninfo.com | 26 Januari 2026

Di hari dunia bersorak memperingati Hari Anti Narkotika Internasional 2026, enam desa di Kecamatan Muara Bulian justru menangis pilu. Jeritan hati warga Desa Sungai Baung, Desa Aro, Desa Olak, Desa Singoan, Desa Bajubang Laut, hingga Desa Malapari memecah keheningan — kampung halaman mereka kini bukan lagi tempat tumbuh aman, melainkan ladang peredaran sabu yang perlahan melahap masa depan anak-anak sendiri.

Betapa mirisnya: barang haram itu kini tak lagi sembunyi di gang gelap, tapi merayap dekat rumah warga, berhampiran sekolah, hingga di tempat anak muda biasa berkumpul. Warga melihat teman, kerabat, bahkan anak sendiri perlahan berubah — lesu, hilang arah, terperangkap jerat yang tak kasat mata. Rasa takut kini berubah menjadi keprihatinan yang tak tertahankan: berapa lagi generasi muda yang harus dikorbankan sebelum ada tindakan nyata?

Kepala desa setempat pun tak kuasa menahan kecewa. Laporan sudah disampaikan berkali-kali, keresahan sudah diutarakan berulang kali — namun sampai kini belum ada bukti tegas bahwa jaringan ini benar-benar dibasmi. Warga tak ingin lagi sekadar didengar, mereka butuh kepastian: apakah kampung kami harus hancur dulu baru ditolong?

Merespons derita ini, Kepala BNNK Batang Hari AKBP M. Zuhairi, ST mengakui pihaknya sedang memetakan jaringan gelap tersebut, serta terus berkoordinasi dengan BNN Provinsi Jambi dan Satres Narkoba Polres Batang Hari. Namun bagi warga enam desa, kata “koordinasi” dan “pemetaan” terasa terlalu pelan di tengah ancaman yang mengintai setiap detik.

Masyarakat berharap, HANI 2026 bukan sekadar seremoni seremonial yang dilupakan sehari setelahnya. Ini saatnya menampar kesadaran semua pihak: bertindaklah tanpa pandang bulu, tuntaslah jejak pengedarnya, dan berikan perlindungan nyata bagi anak-anak Batang Hari.

Kami tak butuh janji manis. Kami butuh kampung yang aman. Kami butuh masa depan yang tak dicuri narkoba. Apakah seruan hati kami harus menggema lebih keras lagi agar didengar?

Masa depan anak-anak adalah tanggung jawab kita semua. Jangan biarkan narkoba menang.

(Redaksi)