BATANGHARI – Suasana khusyuk dan hangat menyelimuti Musollah Al-Ikhlas, RT 06-10 Sei Lais, Desa Malapari, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari. Ratusan jamaah memadati ruang utama mushalla usai shalat Isya berjamaah untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW pada Sabtu (19/9/2026) malam.
Mengusung tema “Semoga kerinduan kepada Rasulullah menjadi jalan untuk semakin mencintai sunnahnya”, acara ini menjadi pengingat agar peringatan kelahiran Baginda Nabi tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan diwujudkan dalam amalan nyata sehari-hari.
Rangkaian acara yang dipandu oleh Devi Susanti selaku pembawa acara diawali dengan lantunan merdu ayat-ayat suci Al-Qur’an oleh Rasya Aditya. Keheningan dan rasa haru pun meresap ke sanubari para jamaah yang hadir.
Ketua Panitia sekaligus Ketua RT 10, Sahrul, menyampaikan rasa terima kasih dan permohonan maaf kepada seluruh warga yang hadir.
”Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi warga. Apabila dalam penyambutan dan pelayanan terdapat kekurangan yang kurang berkenan di hati Bapak dan Ibu sekalian, kami selaku panitia memohon maaf yang sebesar-besarnya,” ungkap Sahrul.
Memasuki acara inti, Ustaz Iwan Kurniawan, S.Pd.I., menyampaikan tausiyah yang komunikatif dan menggugah. Ia menekankan bahwa bukti utama cinta dan rindu kepada Nabi Muhammad SAW adalah dengan menghidupkan ajaran serta akhlak beliau.
”Mencintai Rasulullah tidak cukup hanya dengan ucapan atau peringatan tahunan. Bukti otentik rasa rindu itu adalah saat kita berikhtiar meneladani akhlak beliau, menjaga shalat, memperbanyak sholawat, serta menerapkan sunnahnya dalam tutur kata dan perilaku sehari-hari,” tegas Ustaz Iwan.
Peringatan penuh keberkahan ini ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin langsung oleh Ustadz Iwan Kurniawan, dilanjutkan dengan ramah tamah dan santap malam bersama. Pengurus Musollah Al-Ikhlas berharap momentum ini terus mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat kualitas iman seluruh warga.(*)
Jurnalis:Taufik Mersam







