BATANG HARI — Penjabat Sementara (PS) Kapolsek Mersam, Iptu Mahyadi, membantah keras pemberitaan yang mengaitkan namanya dengan dugaan penguasaan lahan milik PT Deli Muda Perkasa (PT DMP) di wilayah Kecamatan Mersam dan Kecamatan Muaro Sebo Ulu, Kabupaten Batang Hari.
Iptu Mahyadi menegaskan bahwa tuduhan yang menyebut dirinya menguasai lahan perusahaan tersebut selama empat tahun adalah pernyataan tidak berdasar dan cenderung mengada-ada. Pasalnya, ia sendiri baru mengemban amanah sebagai pimpinan di Polsek Mersam selama kurun waktu empat bulan.
”Tuduhan bahwa saya menguasai lahan selama empat tahun itu benar-benar fitnah keji dan di luar nalar. Bagaimana mungkin, sementara saya baru menjabat sebagai PS Kapolsek Mersam selama empat bulan,” ujar Iptu Mahyadi saat memberikan klarifikasi.
Ia menilai narasi yang beredar di sejumlah media terkesan sepihak, tendensius, serta sarat akan giringan opini yang dilatarbelakangi kepentingan pribadi dari pihak tertentu. Mahyadi menduga ada rasa sakit hati di balik penghembusan isu tersebut.
Dugaan penyerangan nama baik ini ditengarai berkaitan erat dengan penanganan perkara hukum yang tengah diusut oleh Polsek Mersam. Saat ini, kepolisian setempat sedang mendalami laporan pengaduan dari warga bernama Halik atas tuduhan pencurian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit milik pelapor.
Peristiwa dugaan pencurian tersebut dilaporkan disaksikan langsung oleh perwakilan lembaga Cegah kejahatan Indonesia(LCKI) Cabang Batang Hari beserta seorang oknum Kepala Desa berinisial EF.
Iptu Mahyadi menegaskan bahwa jajarannya tidak akan goyah oleh tekanan maupun isu miring dalam menegakkan hukum. Polsek Mersam berkomitmen mentuntaskan penanganan perkara tersebut hingga siap dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).
”Kami tetap berkomitmen menindaklanjuti laporan saudara Halik secara profesional hingga ke proses penuntutan. Jika pemberitaan yang tidak benar ini terus berlanjut dan merugikan nama baik saya serta institusi, saya siap memberikan klarifikasi resmi serta menempuh langkah hukum yang diperlukan,” tegasnya.(Red)
Jurnalis:Taufik Hidayat







