harimausangkilaninfo.com, – Universitas Islam Batang Hari (UNISBA) mencatat momen bersejarah dalam langkah pemajuan pendidikan keagamaan di Provinsi Jambi.Pada Minggu (31/5/2026), kampus ini menerima kunjungan kerja Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag., guna meninjau sekaligus memperkokoh sinergi dengan seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) di bawah naungan Kopertais Wilayah XIII Jambi.

Meski baru tiba pukul 22.00 WIB setelah menempuh perjalanan panjang dari Muara Bungo dan Tebo—di mana sebelumnya ia meresmikan perguruan tinggi baru—semangat Prof. Amien dan antusiasme sivitas akademika UNISBA tak luntur sedikit pun. Dedikasi ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah mendorong kemajuan pendidikan Islam hingga ke pelosok daerah.

Dalam pertemuan di Ruang Senat UNISBA, Ketua Badan Pengurus Yayasan Pendidikan Islam Batang Hari, Dr. Zulqarnain, S.Ag., M.Hum., Ph.D., menyampaikan apresiasi mendalam. Ia menegaskan kemajuan kampus tidak bisa berjalan sendiri, melainkan butuh kolaborasi erat.

“Terima kasih atas kehadiran Bapak Dirjen di tengah kami. Mari kita bangkit dan berikan karya terbaik bagi Jambi. Keberhasilan UNISBA bergantung pada sinergi kuat—mulai dari internal kampus, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga seluruh pemangku kepentingan—demi kejayaan pendidikan di sini,” ujar Zulqarnain.

Rektor UNISBA, Prof. Dr. Ansori, S.Pd.I., M.Pd.I., menyambut hangat kunjungan yang dinilainya bukan sekadar seremonial, melainkan berkah sekaligus suntikan energi baru.

“Kedatangan ini membawa keberkahan dan semangat baru. Semoga perhatian ini menjadi dorongan kuat bagi UNISBA untuk terus maju, berprestasi, dan memiliki daya saing tinggi di era modern,” harap Ansori.

Forum strategis ini dihadiri langsung Koordinator Kopertais Wilayah XIII sekaligus Rektor UIN Sultan Taha Syaifuddin Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., didampingi jajaran staf serta rektor dari 15 PTKIS se-Jambi. Diskusi berlangsung dialogis dan kritis, menyoroti berbagai kendala, aspirasi, serta strategi agar PTKIS tetap relevan dan berdaya saing tanpa kehilangan jati diri keislaman.

Menjawab harapan para pimpinan kampus, Prof. Amien memberikan arahan teknis dan penjelasan kebijakan prioritas. Dua fokus utama yang disorot adalah peningkatan kesejahteraan dosen melalui Sertifikasi Dosen (Serdos) serta optimalisasi Kartu Indonesia Pintar (KIP) guna menjamin akses pendidikan yang inklusif bagi mahasiswa kurang mampu.

Ia menegaskan, komitmen pemerintah untuk memajukan PTKIS tak akan pernah surut. Ia pun mengajak seluruh elemen untuk tetap optimis dan menyadari bahwa kemajuan butuh proses dan kesabaran.

“Perjuangan kami tidak akan berhenti; akan terus kami kawal demi kejayaan pendidikan Islam nasional. Namun, kemajuan besar membutuhkan waktu dan proses. Mari kita lalui bersama dengan kesabaran dan kerja keras yang berkelanjutan,” tegas Prof. Amien.

Kunjungan ini menjadi tonggak penting yang mempertegas satu kebenaran: sinergi erat antara pemerintah dan penyelenggara pendidikan adalah kunci agar PTKIS di Jambi tetap berkualitas, relevan, dan mampu melahirkan generasi cerdas, berakhlak mulia, serta berdaya saing di tingkat nasional maupun global.

***Rd***