Harimausangkilaninfo.com,  BATANGHARI – Sebanyak 50 mahasiswa Program Studi Diploma IV Manajemen Pemerintahan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi (UNJA), melaksanakan kuliah lapangan ke DPRD Kabupaten Batang Hari, Kamis (23/4/2026). Kegiatan ini menjadi sarana bagi para akademisi mempelajari langsung mekanisme kerja lembaga legislatif di tingkat daerah.

 

Kegiatan yang masuk dalam kurikulum mata kuliah Pengantar Pemerintahan Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 ini mengusung tema menarik, yakni “Peran dan Fungsi DPRD dalam Meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan yang Resilien di Tengah Ketidakstabilan Kondisi Global”.

 

Mereka diterima langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Batang Hari, Hj. EL Firsta Nopsiamti. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan secara rinci tiga fungsi utama DPRD, yaitu fungsi legislasi, penganggaran, hingga pengawasan sebagai perwakilan aspirasi masyarakat.

 

Suasana pertemuan berjalan hidup dan interaktif. Para mahasiswa antusias mengajukan berbagai pertanyaan terkait dinamika pemerintahan daerah, tantangan pembuatan kebijakan, hingga bagaimana pemerintah daerah merespons perubahan ekonomi dan politik dunia yang berlangsung cepat.

 

Hj. EL Firsta Nopsiamti menegaskan, di tengah ketidakpastian kondisi global saat ini, peran DPRD menjadi sangat strategis. Menurutnya, lembaga legislatif harus mampu menjaga stabilitas sekaligus mendorong adaptasi agar daerah tetap maju dan aman.

 

“Pemerintah daerah dituntut bergerak cepat dan adaptif. DPRD hadir tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga mitra strategis eksekutif. Kami memastikan setiap kebijakan dan anggaran yang ditetapkan benar-benar berpihak dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya di hadapan para mahasiswa.

 

Lebih jauh, ia berharap kegiatan ini menjadi bekal berharga bagi generasi muda. Ia menilai mahasiswa adalah calon pemimpin masa depan yang harus memiliki pemahaman utuh tentang sistem pemerintahan, tidak hanya teori namun juga praktiknya.

 

“Kami ingin saudara tidak hanya paham teori di ruang kelas, tapi mengerti bagaimana kebijakan lahir dan dijalankan. Harapannya lahir generasi yang kritis, berintegritas, dan memiliki wawasan kepemimpinan yang kuat untuk kemajuan daerah dan bangsa,” tambahnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi, penyerahan cinderamata sebagai tanda persahabatan, serta foto bersama yangmenandai terjalinnya sinergi positif antara dunia pendidikan dan lembaga legislatif daerah.

Rd